Cobalah tengok sedikit, iklan - iklan ramuan obat kuat, yang selalu menggunakan laki - laki sebagai simbol kuat dan berani.
Dan juga selama ini iklan tentang pendakian gunung juga mencitrakan laki - laki yang berhak atas hobi tersebut. Padahal, hobi ini juga bisa di lakukan oleh perempuan.
Perempuan yang cenderung lebih teliti dan perhatian sebenarnya dapat menjadi tim pendamping yang cocok untuk pendaki lelaki.
Apabila Anda ingin mencoba menjadi Srikandi gunung, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum mendaki gunung.
Mendaki gunung memerlukan fisik yang kuat dan terlatih. Jika Anda bukan orang yang biasa berolahraga, sebaiknya mulai lakukan olahraga rutin beberapa bulan sebelum pendakian.
Lari pagi 2 - 3 kali seminggu selama 30 menit, cukup untuk mengawali latihan fisik tersebut. Meskipun Anda mendapat julukan Srikandi gunung, bukan berarti Anda lemah gemulai bak putri raja.
Pelajari Lokasi
Internet menawarkan informasi yang tak terbatas mengenai berbagai lokasi pendakian gunung. Terlebih para pendaki, tidak sedikit yang menceritakan pengalaman pendakiannya.
Anda dapat membaca berbagai informasi mengenai lokasi pendakian dari internet, sehingga dapat memperkirakan kendala - kendala yang mungkin terjadi di lapangan, termasuk perkiraan biaya perjalanan.
Pilih Waktu yang Tepat
Mendaki gunung di musim hujan, tentu akan merepotkan. Pendakian gunung akan semakin berat jika Anda basah kuyup atau perbekalan Anda basah karena hujan.
Idealnya, pendakian dilakukan saat musim kemarau. Namun, pada cuaca yang seringkali tak dapat diperkirakan, pilih saja bulan - bulan di mana curah hujan kecil.
Anda juga perlu mencari tahu cara - cara bertahan di cuaca buruk, sehingga siap menghadapinya saat mendaki nanti.
Buat Daftar Barang Bawaan
Buat daftar barang yang akan Anda bawa. Bawalah barang - barang yang berfungsi ganda, bahkan multifungsi.
Periksa ulang barang, apakah sesuai dengan daftar dan pertimbangkan lagi barang - barang berukuran besar. Atur barang - barang yang berat di posisi teratas ransel, sehingga beban berat akan berada di punggung, bukan pinggang. Ini langkah kaki tetap nyaman selama pendakian.
Simpan matras di dalam tas supaya matras tidak menyangkut di dahan atau ranting pohon. Bungkus pakaian dengan plastik agar tetap kering. Pisahkan pakaian kotor dan bersih dalam kantung plastik tersendiri, jangan dicampur begitu saja.
Begitu juga dengan makanan. Gunakan kantung plastik atau kotak makanan plastik kedap udara agar makanan tetap baik dan aromanya tidak tercium hewan - hewan yang ada di lingkungan pegunungan.
Tinggalkan Bahan - bahan Kimiawi
Lingkungan pegunungan harus dijaga kelestariannya. Bahan - bahan kimia yang terdapat dalam detergen, pasta gigi, pembersih wajah, sabun, dan berbagai produk perawatan tubuh lainnya akan mencemari lingkungan gunung.
Maka dari itu, tinggalkan saja berbagai produk perawatan tersebut di rumah. Untuk membersihkan tangan sebaiknya gunakan gel atau tissu antiseptik.
Di pegunungan,Anda juga tidak selalu mempunyai kesempatan untuk mandi. Membersihkan diri sekadarnya sudah cukup.
Siapkan Perlengkapan Khusus Perempuan
Sebaiknya Anda mendaki gunung dalam masa bebas menstruasi. Jika anda tetap harus mendaki gunung saat menstruasi, siapkan pembalut yang dapat membuat nyaman selama pendakian.
Siapkan pula kantung plastik khusus untuk menampung pembalut yang sudah dipakai, jangan sekali - kali membuang pembalut di sembarang tempat.
Memang, ada mitos tertentu jika Anda membuang pembalut sembarangan. Namun penjelasan yang paling masuk akal: pembalut akan mencemari lingkungan karena sulit terurai secara alamiah.
Selalu Sedia Kantung Plastik
Sampah yang Anda tinggalkan di gunung akan mencemari lingkungan. Selalu menyediakan kantung plastik untuk sampah dan membawanya adalah cara yang paling bijkasana.
Di kaki gunung barulah Anda bisa membuang sampah tersebut di tempat sampah. Jika Anda mendaki gunung dalam satu tim, tunjuk satu orang yang bertugas untuk membawa sampah.
Jangan sampai mengaku pecinta lingkungan, tapi meninggalkan banyak sampah di gunung.
Semoga tips tadi bermanfaat, dan nantinya para pendaki teman Anda tak lagi menjuluki Anda sebagai Srikandi gunung yang manja. Selamat berpetualang!
ARTIKEL TERKAIT:
Inspirasi
- Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas
- Rindu Gunung Yang Dulu...
- Pendaki Era 90 an, Penuh Perjuangan
- Jangan Salah Pilih Teman Pendakian Gunungmu!
- Norman Edwin Quotes
- Tips Seru Petualangan Dengan Anak
- Inilah Sensasi Saat Mendaki Gunung
- Ingin Sahabat Sejati? Carilah Di Hutan Belantara
- Berilah 'Kelas Alam' Bagi Si Kecil
- 10 Lagu Wajib Nasional Indonesia Yang Menggetarkan Hati
- Romantisnya Mendaki Gunung Dengan Pasangan
- Mengharukan: Demi Anak, Seorang Ayah Jual Pena
- 70 Kali Dalam Sehari Maut Dekat Dengan Manusia
- Menikmati Pemandangan Alam Adalah Hak Kita, Tapi....
- Mendaki Gunung Tidak Akan Merubah Apapun!
- Inilah Masjid Portable Yang Pertama Di Indonesia
- Tips Berwudhu Di Alam Bebas
- Tips Packing Yang Tepat Untuk Mendaki Gunung
- Modal Utama Pendakian Gunung: Niat Belajar Dari Alam
- Menjadi Pendaki Yang Cerdas
- Gunung, Racun Yang Menyembuhkan!
- Sang Pemberani Yang Masuk Dalam Kawah Merapi
- Jatuh Cinta Paling Indah Itu Di Puncak Gunung
- Izinkanlah Aku Mendaki Gunung, Sekali Ini
- Dari Gunung Untuk Para Pendakinya