Cintai dengan ikhlas alam ini, niscaya, padang savana luas, edelweis di lereng gunung tak akan menuntut balas karena kita merusak kepercayaannya.
Banyak dan sering kita temui, dengan alasan ingin memiliki, dalam pendakian gunung mereka seenaknya memetik Edelweis, bahkan, sampai memenuhi daypack yang dibawa. Itu juga termasuk kejahatan! Karena mengambil yang bukan hak kita namanya juga mencuri!
Begitukah tabiat yang mengatas namakan pecinta alam? Gagah seolah nama itu tersemat di bendera, stiker dan aneka seragam kita: Pecinta Alam! Tetapi benarkah kita pantas menyandang nama hebat tersebut?
Sebenarnya mulailah kita sedikit merubah persepsi kita. Karena terlampau banyak yang mengagungkan kegiatan alam terbuka dengan selalu memuja penggiatnya. Yang berani ber arung jeram, berani menapaki gunung tinggi, hebat memanjat tebing setinggi langit. Apakah itu yang pantas kita kagumi?
Sementara mereka semua melakukan itu bertumpu pada alam, tetapi pernahkah dari mereka mengucapkan tanda terima kasih pada alam yang telah membuat mereka di puja sana dan sini sebagai petualang hebat? Pernahkan sedikit terlintas untuk membalas kebaikan alam dengan perilaku baik kita pada alam?
Rubah persepsi kita tentang kegiatan di alam bebas, mereka yang mencintai dan peduli pada alam lah yang harus kita puja dan kita bangga serta berusaha menirunya. Tidak hanya memikirkan puncak saat mendaki gunung kemudian melakukan apapun caranya hingga sampai puncak.
Sering kita temui, banyak pohon dan ranting bertumbangan demi meretas jalan dan jalur agar lebih mudah dilalui. Sampah bertaburan di sepanjang lintasan, tanpa kompromi kita mengotori alam raya.
Jadilah pecinta alam yang tidak hanya nama, jadikan nama itu menjadi nyata dan kita bisa bangga menyandangnya. Apa guna kita berteriak: Salam Lestari! Bila kita tak pernah melestarikan alam ini? Malu sebenarnya dan harus malu serta geli.
Tunjukkan bahwa anda memiliki rasa cinta yang dalam pada alam, dan anda pantas menyandang predikat: Cinta orang - orang gagah!
ARTIKEL TERKAIT:
Inspirasi
- Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas
- Rindu Gunung Yang Dulu...
- Pendaki Era 90 an, Penuh Perjuangan
- Jangan Salah Pilih Teman Pendakian Gunungmu!
- Norman Edwin Quotes
- Tips Seru Petualangan Dengan Anak
- Inilah Sensasi Saat Mendaki Gunung
- Ingin Sahabat Sejati? Carilah Di Hutan Belantara
- Berilah 'Kelas Alam' Bagi Si Kecil
- 10 Lagu Wajib Nasional Indonesia Yang Menggetarkan Hati
- Romantisnya Mendaki Gunung Dengan Pasangan
- Mengharukan: Demi Anak, Seorang Ayah Jual Pena
- 70 Kali Dalam Sehari Maut Dekat Dengan Manusia
- Menikmati Pemandangan Alam Adalah Hak Kita, Tapi....
- Mendaki Gunung Tidak Akan Merubah Apapun!
- Inilah Masjid Portable Yang Pertama Di Indonesia
- Tips Berwudhu Di Alam Bebas
- Tips Packing Yang Tepat Untuk Mendaki Gunung
- Modal Utama Pendakian Gunung: Niat Belajar Dari Alam
- Menjadi Pendaki Yang Cerdas
- Gunung, Racun Yang Menyembuhkan!
- Sang Pemberani Yang Masuk Dalam Kawah Merapi
- Jatuh Cinta Paling Indah Itu Di Puncak Gunung
- Izinkanlah Aku Mendaki Gunung, Sekali Ini
- Dari Gunung Untuk Para Pendakinya