1. Gereja abad pertengahan, Lalibela, Ethiopia
Di sebuah desa di Gunung Lalibela, terdapat sebuah komplek gereja dari abad pertengahan. Keistimewaan gereja, seluruh bangunannya terbuat dari batu merah vulkanik. Gereja - gereja ini terhubung satu sama lainnya melalui jalan rahasia di bawah tanah.
2. Kompleks candi tertua di Kamboja, Kampong Thom, Kamboja
Dibangun pada abad ke - 7, 52 candi yang berdiri di Sambor Prei Kuk, Kampong Thom adalah bagian yang tersisa dari Chenlam, sebuah kerajaan kuno Kamboja. Kompleks ini memiliki luas 4 kilometer persegi, bahkan lebih tua 600 tahun dari Candi Angkor Wat.
Sayangnya, candi luar biasa ini hanya dikunjungi 5.000 wisatawan mancanegara setiap tahunnya, sangat jauh bila dibandingkan Angkor Wat yang dikunjungi jutaan pengunjung setiap tahun. Hal ini karena jalan menuju candi di Kampong Thom ini sangat jauh dan belum beraspal.
3. Istana yang menentang gravitasi, Lucknow, India
Berlokasi di timur India, tepatnya Uttar Pradesh, kompleks istana mirip labirin ini memiliki arsitektur campuran Arab dan Eropa yang merupakan hasil ciptaan pemerintah abad ke - 18, Nawab Asaf-ud-Daula.
Istana ini memiliki ruangan sepanjang 50 meter serta tinggi tiga lantai. Yang masih menjadi misteri adalah Bhulbhulaiya, sebuah labirin rumit yang terdiri dari 1.000 jalan tangga yang dapat dengan mudah membuat orang yang masuk ke dalamnya tersesat. Karena itulah, menjelajahi istana ini harus didampingi pemandu berpengalaman.
4. Museum dan gereja kayu terbuka, Karelia, Rusia
Museum ini terletak di Pulau Kizhi, bagian utara Rusia. Museum ini milik pemerintah yang terbuat dari 90 struktur kayu, termasuk kapel, kincir angin, dan lumbung. Bagian paling menakjubkan adalah Kizhi Pogost, menara segi delapan yang juga gereja dari abad ke - 18.
Hebatnya lagi, keseluruhan bangunan kayu disusun tanpa satupun paku. Legenda setempat menyebutkan bahwa museum dan gereja dibangun dengan sebuah kapak suci, kemudian disiram air sehingga ajaibnya dapat menempel dengan kuat hingga kini.
5. Patung Buddha Raksasa, Sichua, China
Dibutuhkan hampir delapan abad untuk membuat patung Buddha raksasa setinggi 90 meter di Sichuan ini. Telinga Buddha saja berukuran tujuh meter, bahkan jari kakinya dapat digunakan untuk duduk. Para wisatawan yang ingin melihat dari dekat dapat mendaki jalan zig - zag seperti tangganya yang terdiri dari 250 anak tangga. source
ARTIKEL TERKAIT:
Wisata Alam
- Fakta Menarik Tentang Gunung Rinjani
- Cobalah Daki Gunung Kencana
- Seribu Batu Songgo Langit, Sudut Menawan Di Yogyakarta
- Sunrise Dramatis Di Karimunjawa
- Inilah 6 Jalur Pendakian Gunung Prau
- Dieng, Dataran Tinggi Terbaik Di Indonesia
- Harmoni 3 Elemen Di Rinjani
- 5 Gili Selain Trio Gili Di Lombok
- Pusuk Sembalun Di Lombok Timur
- Trawangan, Gili Yang Tak Biasa
- Ada Kisah Kelam Di Balik Cantiknya Goa Jomblang
- Gua Si Oyot, Tantangan Demi Keindahan
- Wayag Yang Ikonik Di Raja Ampat
- Surga Kecil Terhampar Di Jayapura
- Satu Titik Cahaya Di Gua Cokro
- Top Selfie Pinusan Kragilan Lereng Merbabu
- Bercermin Di Kedung Pengilon
- Tegal Panjang, Savana Cantik Di Papandayan
- Gunung Pangonan, Destinasi Baru Kawasan Dieng
- Lau Kawar, Danau Cantik Di Kaki Sinabung
- Danau Sebening Kaca Di Gunung Kerinci
- 5 Gua Eksotis Di Indonesia
- Selimut Mistis Di Curug Penganten
- Benang Kelambu, Air Terjun Eksklusif Di Lereng Rinjani
- Sembalun Lawang, Desa Dalam Bayang Rinjani