Saat bunga ini dipetik dan disimpan ditempat yang kering dan menjaga temperatur ruangan agar tetap dingin dan lembab, bunga ini tidak akan berubah warna, seolah tetap hidup dan abadi. Inilah istimewanya sehingga ia sering menjadi lambang cinta sepasang kekasih.
Pada zaman dahulu kala, ada kerajaan di puncak gunung yang dijaga oleh peri - peri salju, di sana terdapat istana yang dihuni oleh seorang Ratu Salju.
Suatu hari, ada seorang pendaki yang sampai di istana itu dan bertemu dengan Ratu Salju hingga akhirnya keduanya saling jatuh cinta.
Akan tetapi peri - peri penjaga istana itu iri pada sang pendaki yang mendapatkan hati sang Ratu sehingga segala macam cara dilakukan agar pendaki itu menjauh dari istana, tanpa sepengetahuan sang Ratu.
Namun pendaki itu tetap tangguh berjuang sampai akhirnya dia terjatuh ke lembah yang jauh dari istana karena peri - peri salju itu. Sang Ratu salju tak mengerti apa kesalahannya sampai pendaki itu pergi, dia sedih sekali.
Tahun demi tahun belalu. Sampai akhirnya tahu kalau pendaki itu sudah menikah dengan seorang gadis kampung biasa. Tanpa disadari, kesedihannya itu terlalu mendalam karena merasa dikhianati.
Dia terus menangis dan menangis sampai tak terasa tiap tetesan air matanya berubah menjadi bulir - bulir kecil bunga yang cantik, bunga yang tak pernah layu, selalu abadi, seabadi “rasa” sang Ratu Salju pada sang pendaki.
Rasa cinta dan mungkin rasa kecewanya. Bunga itulah yang kita kenal dengan bunga Edelweiss....
Edelweiss, nama bunga yang diambil dari bahasa Jerman, edel = noble ( mulia ), weiss = white ( putih ).
Dari namanya, bunga ini melambangkan keagungan, kesucian, keabadian. Selain cantik, bunga lucu ini juga terjaga di puncak gunung, edisi terbatas, sulit didapatkan orang. Hanya pendaki - pendaki tangguh dan terpilih saja yang bisa melihat bunga ini. Edelweiss.
ARTIKEL TERKAIT:
Legenda
- 5 Tokoh Yang Menginspirasi Pendaki Gunung Indonesia
- Norman Edwin Quotes
- Fakta Tentang Soe Hok Gie
- Legenda Puncak Syarif Gunung Merbabu
- Asmujiono Diselamatkan Adzan Saat Di Puncak Gunung Everest
- Siapakah Perancang Lambang Garuda Pancasila?
- Makam Ki Ageng Makukuhan Di Puncak Gunung Sumbing
- Dahsyatnya Letusan Tambora Yang Melegenda
- Runtuhnya Penyumbang Emas Tugu Monas
- Medina Kamil Menikah, Fans Cowok Silahkan Nangis Bareng!
- Siapa Pencetus Kalimat "Ini Ibu Budi"?
- Menjadi Anak Muda Bermutu Ala Soe Hok Gie
- Inilah Perempuan Termuda Pertama Pemuncak Everest
- Mengenal Clara Sumarwati Lebih Dekat
- Clara Sumarwati Belajar Manajemen Pada Alam
- Tips Sukses Clara Sumarwati Mendaki Everest
- Pengorbanan Asmujiono
- Foto - Foto R.M.S Titanic Yang Tidak Banyak Diketahui
- Tiga Sosok Pentolan Preman Yogyakarta
- Gun Jack, Preman Legendaris Dari Yogyakarta
- Alyssa Azar Siap Menjadi Pendaki Wanita Termuda Everest
- Keris Mpu Gandring Yang Terkubur Di Kawah Gunung Kelud
- Gie, Dokter Cinta Yang Gagal Dalam Asmara
- Para Pendaki Hebat Gunung Everest
- Soe Hok Gie Dan Bung Karno