Partner Your Adventure

Facebook Instagram

Pemandu

Pemandu gunung profesional dan Porter berpengalaman Membuat wisata gunungmu menyenangkan.

Baca

Guide

A mountain guide is a profession that is not easy in the waistband by climbers who are already poor...

Baca

Tetaplah Bertualang

Karena dengan bertualang, maka sejarah peradaban manusia akan terus berkembang.

Baca

Hymne

Hymne Belantara Indonesia silahkan anda semua miliki dan dengarkan nuansa pemujaan.

Baca

Jangan Naik Gunung Jika Mempunyai Penyakit Ini

Kegiatan mendaki gunung sangat membutuhkan fisik ekstra sehat. Dan jika ada orang yang memiliki riwayat penyakit tertentu sangat dianjurkan untuk tidak mendaki gunung, sebab resikonya sangatlah serius, mulai dari cedera hingga kematian mendadak!

Jangan Naik Gunung Jika Mempunyai Penyakit Ini

Kita tahu bahwa ada beberapa faktor yang perlu diperhitungkan sebelum mendaki gunung. Pertama kondisi personel, seberapa berat medan yang dilalui, serta kondisi lingkungan yang meliputi cuaca, rekan sesama pendaki dan juga kelengkapan.

Terkait kondisi personel, orang - orang yang memiliki riwayat penyakit berikut ini tidak dianjurkan untuk mendaki gunung. ( kecuali Panu! )

1. Gangguan Jantung
Seperti halnya aktivitas fisik berintensitas berat lainnya, aktivitas mendaki gunung juga bisa meningkatkan kerja jantung.

Risiko kematian mendadak akibat serangan jantung dipastikan akan meningkat apabila sejak awal seorang pendaki punya riwayat gangguan jantung.

2. Darah Tinggi
Meski tidak memiliki gangguan jantung, seseorang dianjurkan agar menahan diri untuk tidak mendaki gunung jika punya riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Aktivitas fisik yang berat seperti pendakian gunung akan semakin meningkatkan tekanan darah dan dampaknya bisa sangat buruk bagi jantung dan pembuluh darah.

3. Gangguan Paru - Paru
Gangguan fungsi paru - paru baik karena sesak napas maupun sekedar flu bisa berbahaya jika dibawa naik gunung.

Selain kadar udara di ketinggian memang tipis, menurunnya kemampuan paru - paru dalam menyerap oksigen membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mendistribusikan oksigen yang hanya sedikit.

4. Glaukoma
Meski tidak fatal, risiko kerusakan mata saat mendaki gunung juga perlu diwaspadai jika memiliki riwayat glaukoma atau meningkatnya tekanan bola mata meskipun kondisinya tidak terlalu parah.

Saat mendaki medan terjal, seseorang cenderung mengejan sehingga tekanan rongga perut meningkat lalu diikuti juga oleh tekanan pada bola mata.

Kondisi ini seringkali tidak disadari, karena yang dirasakan biasanya hanya pusing-pusing di kepala. Padahal jika pendakian masih diteruskan, lama - kelamaan pandangan akan menjadi kabur dan bukan tidak mungkin akan memicu kerusakan yang lebih serius pada mata.

5. Diabetes
Pengidap diabetes sebenarnya tidak dilarang naik gunung, asal kondisinya terkontrol dalam arti rutin minum obat dan kadar gulanya sedang normal.

Namun jika tidak terkontrol, maka risiko yang perlu diwaspadai saat naik gunung adalah kemungkinan lecet atau cedera yang lebih serius.

Seperti yang kita tahu, lecet sekecil apapun pada pengidap diabetes bisa memicu komplikasi yang lebih serius.

Dampaknya mungkin tidak dirasakan saat itu juga, tetapi setelah turun dari gunung harus segera mendapat perawatan   health.detik

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

Air merupakan materi penting di dunia walaupun kita justru sering tanpa sadar membuang atau mengabaikannya. Air adalah elemen pembentuk kehidupan. Kita bisa bertahan 2 minggu tanpa makan, tetapi kita akan mati jika beberapa hari tanpa meminum air.

Lantaran air adalah sumber kehidupan, maka kita bisa bilang ia bernilai sangat tinggi bahkan lebih tinggi dari emas sekalipun.

Bagi kita yang hidup di Indonesia di mana air bisa didapatkan dengan sangat - sangat mudah, air mungkin tidak berarti banyak. Namun, bagi sebagian orang di tempat lain, air lebih berharga dari apa pun.

Deretan foto - foto ini jadi bukti sahih jika air yang menurut kita murah itu, nyatanya lebih bernilai daripada sebongkah emas sekalipun.

1. Lihatlah orang - orang India ini. Mereka sampai mengantri air seperti ini, sementara kita begitu gampangnya membuang air

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

2. Warga kota Allahab, India, ini mau tidak mau harus memanfaatkan air kotor ini untuk hidup

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

3. Air seperti ini bagi kita jorok, namun bagi warga Kenya adalah berkah

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

4. Sepertinya tidak perlu dijelaskan dari mana asal air yang dibuat mandi anak kecil ini

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

5. Bahkan air di sela - sela rel kereta api bagi sebagian orang adalah berkah tersendiri

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

6. Orang - orang ini bingung antara iya dan tidak untuk menggunakan air kotor itu

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

 7. Potret warga Siria yang begitu mengharapkan air, padahal sumur terlihat kering

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

8. Bahkan air di tanah kering seperti ini, adalah berkah bagi sebagian orang

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

9. Warga Rohingya mengumpulkan air hujan untuk minum. Mereka mengharap belas kasih Tuhan

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

10. Meskipun bau, warga Baghdad ini tetap mengambil air kotor itu

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

11. Anak kecil Ethiopia ini tak punya pilihan lain selain minum genangan air kotor di depannya

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

12. Pun begitu dengan bocah Sudan ini, ia terpaksa akan meminum air itu

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

13. Tidak terbayangkan jika kita ada di posisi orang - orang ini

Ternyata Air Lebih Mahal Dari Emas

Foto - foto di atas harusnya menyindir kita dengan telak. Apalagi yang terbiasa membuang - buang air untuk hal yang tidak berguna.

Bayangkan, orang - orang itu harus bersusah payah untuk mendapatkan segayung air. Bahkan beberapa orang juga rela menenggak air menjijikkan lantaran tidak ada opsi lain.

Bersyukur hidup di Indonesia, karena setidaknya kita tak perlu merasakan hal - hal mengerikan seperti deretan foto di atas. boombastis
 

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Jawa Tengah sebuah propinsi di Indonesia yang terletak di tengah Pulau Jawa. Jawa Tengah memiliki bentang alam potensial berupa pantai dan gunung pegunungan yang layak dikedepankan.

Dan dalam dunia pendakian ada istilah Seven Summits atau 7 puncak tertinggi. Berikut ini Seven Summits of Central Java atau 7 puncak gunung tertinggi di Jawa Tengah.

1. Gunung Slamet 3.432 Mdpl Di Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang
Gunung Slamet adalah gunung tertinggi di Jawa Tengah dan merupakan gunung tertinggi kedua di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.432 Mdpl.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Pada masa penjelajahan dunia yang pertama Sir Frances Drake, seorang pelaut Inggris pada tahun 1580, ketika itu melihat Gunung Slamet dan segera mengarahkan perahunya dan berlabuh di Cilacap.

Gunung Slamet dapat didaki melalu 3 jalur, lewat jalur sebelah Barat Kaliwadas, lewat jalur sebelah selatan Batu Raden dan lewat jalur sebelah timur Bambangan.

Dari ketiga jalur tersebut yang terdekat adalah lewat Bambangan, selain pemandangannya indah juga banyaknya kera liar yang dapat ditemui dalam perjalanan menuju ke puncak Slamet.

2. Gunung Sumbing 3.371 Mdpl Di Magelang, Temanggung dan Wonosobo
Gunung Sumbing adalah gunung api yang terdapat di Pulau Jawa, Indonesia. Tegak setinggi 3.371 Mdpl, gunung ini terletak di tiga kabupaten Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Bersama - sama dengan Gunung Sindoro, Gunung Sumbing membentuk bentang alam gunung kembar, seperti Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, apabila dilihat dari arah Temanggung.

Celah antara gunung ini dan Gunung Sindoro dilalui oleh jalan provinsi yang menghubungkan kota Temanggung dan kota Wonosobo. Jalan ini biasa dijuluki sebagai ""Kledung Pass"

3. Gunung Sindoro 3.150 Mdpl Di Temanggung
Gunung Sindara, biasa disebut Sindoro, atau juga Sundoro ( altitudo 3.150 Mdpl ) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang.

Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindoro yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang ( letusan freatik ).

Hutan di kawasan Gunung Sindoro mempunyai bertipe hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

4. Gunung Merbabu 3.142 Mdpl Di Boyolali
Gunung Merbabu dengan ketinggian 3.142 Mdpl pada puncak Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata "meru" yang berarti gunung dan "babu" yang berarti wanita.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Gunung ini dikenal sebagai gunung tidur meskipun sebenarnya memiliki 5 buah kawah:  kawah Condrodimuko, kawah Kombang, Kendang, Rebab, dan kawah Sambernyowo.

Terdapat 2 buah puncak yakni puncak Syarif ( 3119m ) dan puncak Kenteng Songo ( 3142m ). Puncak Gunung Merbabu dapat ditempuh dari Cunthel, Thekelan, ( Kopeng / Salatiga ) Wekas ( Kaponan / Magelang ) atau dari selo ( Boyolali ).

Perjalanan akan sangat menarik bila Anda berangkat dari jalur Utara ( Wekas, Cunthel, Thekelan ) turun kembali lewat jalur selatan ( Selo ).

Pemandangan yang sangat indah dapat disaksikan disepanjang perjalanan tersebut. Banyak terdapat gunung disekitar gunung Merbabu, diantaranya Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, Gunung Ungaran.

Gunung Merbabu ini membentuk garis deretan gunung berapi ke arah utara Merapi - Merbabu - Telomoyo - Ungaran.

5. Gunung Merapi 2.968 Mdpl Di Boyolali
Gunung Merapi ( ketinggian puncak 2.968 Mdpl, per 2006 ) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara.

Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.

6. Gunung Prau 2.565 Mdpl Di Kendal dan Wonosobo
Gunung Prau adalah sebuah gunung yang terdapat di Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di perbatasan Kabupaten Kendal dengan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Gunung ini memiliki kawasan hutan yang masih asri, indah dan terjaga. Di dalamnya terdapat berbagai tumbuhan seperti Kantong Semar, aneka tumbuhan paku dan satwa.

Gunung itu merupakan salah satu puncak di Dataran Tinggi Dieng selain Gunung Sipandu, Gunung Pangamun - amun, dan Gunung Juranggrawah.

7. Gunung Rogojembangan 2.117 Mdpl Di Banjarnegara dan Pekalongan
Gunung Rogojembangan adalah sebuah gunung yang terdapat di perbatasan Banjarnegara dan Pekalongan. Secara administratif gunung ini berada di Kecamatan Wanayasa kabupaten Banjarnegara.

7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah

Gunung ini adalah salah satu puncak dari pegunungan Serayu Utara yang menjulang dari sebalah barat Dieng sampai mendekati Gunung Slamet.

Gunung Rogojembangan memiliki 2 akses pendakian, yang pertama bisa melalui Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara dan Kecamatan Petungkriono Kabupaten Pekalongan.

Ada beberapa desa yang mengelilingi kaki gunung ini yaitu: Gumelem, Semego, Balun dan Karang Tengah. Namun jalur pendakian yang paling sering dilalui adalah dari desa Gumelem dan melalui desa Semegosrc

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat

Gunung - gunung di Sumatera Barat turut memperkaya dunia kegunungan Indonesia dengan segala macam kehidupan serta budaya di sisinya. Gunung - gunung di Sumatera Barat juga kerap menjadi destinasi bagi para pendaki gunung untuk menyinggahi puncak tertingginya.

Untuk lebih mengenal tentang gunung - gunung di Sumatera Barat, inilah 8 fakta gunung - gunung di Sumatera Barat yang selayaknya kita tahu.

1. Gunung Marapi dan Gunung Merapi
Gunung Marapi merupakan gunung yang berada di Sumatera Barat dengan ketinggian 2.891 Mdpl, sedangkan Gunung Merapi merupakan gunung yang berada di tengah Pulau Jawa dengan ketinggian 2.968 Mdpl.

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat

Konon menurut kisah orang - orang tua, kesamaan nama dari kedua gunung ini karena mereka memiliki siklus aktif yang sama.

Jadi misalnya Gunung Merapi sedang aktif, tidak menutup kemungkinan Gunung Marapi juga akan aktif. Bisa jadi ini benar, karena kemungkinan kedua gunung ini memiliki jalur cincin api yang sama.

2. Bisa Melihat Gunung Kerinci dari Puncak Gunung Talang 
Pemandangan di puncak Gunung Talang ( Puncak Top ) memang sangat luar biasa dengan pemandangan tiga danau di puncaknya, danau atas, danau bawah, dan danau talang.

Dari puncak Gunung Talang kita bisa melihat beberapa gunung di Sumatera Barat, seperti Gunung Marapi dan Gunung Singgalang.

Tapi jika kita berbalik ke arah Timur, kamu akan melihat Gunung Kerinci di Kerinci, Jambi kalau cuaca sedang bagus dan tidak berawan.

3. Camp Dari Rambu 54 Gunung Talang Tak Kalah Dengan Lautan Pasir Bromo
Lautan Pasir di Gunung Bromo adalah pintu barat untuk mendaki ke Puncak Gunung Bromo sedangkan Camp di Gunung Talang ini adalah camp istirahat pendaki sebelum ke Puncak dari jalur Alahan Panjang.

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat
Lautan Pasir Bromo
8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat
Camp Rambu 54 Gunung Talang
Mirip? Walau tak mirip - mirip amat, tetapi keindahannya sepadan bukan?

4. Serasa Dalam Dunia The Hobbit Atau Lord Of The Rings Di Hutan Lumut Gunung Singgalang
Ketika kita sampai di hutan lumut Gunung Singgalang, kita akan berfantasi pasti seperti berada di dunia khayalan Middle Earth, lokasi cerita Lord of the Rings dan The Hobbit

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat
Hutan Lumut Singgalang
8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat
Puzzlewood
Konon kabarnya, Puzzlewood merupakan salah satu lokasi nyata yang menjadi inspirasi Tolkien ( penulis Lord of the Rings dan The Hobbit ) saat menuliskan Lord of The Rings.

Tolkien memang sering berkunjung ke sana. Jadi, bisa jadi mungkin jika Old Forest, Mirkwood, dan Lothlorien merupakan tiruan dari Puzzlewood.

5. 13 Telaga Gunung Talamau
Gunung Talamau merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat yang berada di Kabupaten Pasaman Barat. Gunung Talamau merupakan Gunung api yang sudah tidak aktif lagi. Gunung Talamau memiliki ketinggian 2982 Mdpl.

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat

Salah satu pesona Gunung Talamau adalah 13 buah telaga yang terlihat dari puncaknya. Telaga ini cukup unik, karena setiap orang yang datang akan melihatnya dengan jumlah yang berbeda.

6. Telaga Dewi Di Puncak Gunung Singgalang
Gunung Singgalang secara geografis terletak di Kabupaten Agam, gunung singgalang merupakan jenis gunung vulkanis yang sudah tidak aktif lagi.

8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat

Telaga Dewi memang memiliki keindahan yang luar biasa, berada di puncak Gunung Singgalang dan juga sebagai lokasi camp terakhir sebelum puncak atau Pilar.

Telaga Dewi di Gunung Singgalang tak kalah menarik dengan Ranu Kumbolo, kalau mandi di sini yang penting kuat dingin.

Karena Telaga Dewi berada di ketinggian 2762 Mdpl, sedangkan Ranu Kumbolo berada di ketinggian 2400 Mdpl, otomatis ya Telaga Dewi jauh lebih dingin.

7. Pendakian Tri Arga
Mungkin yang satu ini terdengar asing bagi pendaki pemula, tetapi di Sumatera Barat juga ada pendakian berantai seperti Gunung Triple ‘S’ di Jawa, yaitu Gunung Slamet, Gunung Sindoro, dan Gunung Sumbing.

Di Sumatera Barat juga punya jalur pendakian Tri Arga, yaitu Gunung Singgalang, Gunung Marapi, Gunung Tandikek.

8. Sajak Gunuang Marapi Sagadang Talua Itiak
Peribahasa di atas sering di dengar dari orang - orang tua dan juga ada di mata pelajaran muatan lokal Budaya Alam Minangkabau ( BAM ).

Menurut sejarah, nenek moyang orang Minangkabau berasal dari lereng Gunung Marapi, hal ini di tandai dengan terdapatanya ini Nagari Pariangan di Kabupaten Tanah Datar.

Konon, nenek moyang dahulu tinggal di lereng Gunung Marapi, nampaklah di bawah kaki gunung adanya Luhak nan Tigo ( 3 cekungan daratan ).

Luhak nan Tigo itu yang sekarang diketahui sebagai Wilayah Kabupaten Tanah Datar ( termasuk Kota Padang Panjang ) sebagai Luhak nan Tuo, Wilayah Kabupaten Agam ( termasuk Kota Bukittinggi ) sebagai Luhak nan tengah, dan Kabupaten Lima Puluh Kota ( termasuk Kota Payakumbuh ) sebagai Luhak nan Bungsuinfosumbar
 

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Jawa Barat memiliki bentang alam yang beragam. Termasuk dalam hal gunung dan pegunungan yang merupakan unsur dari Ring of Fire ( cincin api ) yang membentang dari ujung utara Pulau Sumatra hingga ujung utara Pulau Sulawesi.

Seven Summits. Tak lagi asing dalam dunia pendakian gunung. Kali ini kita akan memperkenalkan Seven Summits in West Java, yakni 7 gunung tertinggi di Jawa Barat.

1. Gunung Ciremai 3.078 Mdpl Di Kuningan, Cirebon dan Majalengka
Gunung Ciremai secara administratif termasuk dalam wilayah tiga kabupaten, yakni Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, Provinsi Jawa Barat.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Posisi geografis puncaknya terletak pada 6° 53' 30" LS dan 108° 24' 00" BT, dengan ketinggian 3.078 m di atas permukaan laut.

Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Gunung ini memiliki kawah ganda. Kawah barat yang beradius 400 m terpotong oleh kawah timur yang beradius 600 m.

Pada ketinggian sekitar 2.900 Mdpl di lereng selatan terdapat bekas titik letusan yang dinamakan Gowa Walet.

Kini Gunung Ciremei termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai ( TNGC ), yang memiliki luas total sekitar 15.000 hektare.

Gunung ini dapat didaki melalui tiga jalur pendakian, antara lain Jalur Linggarjati, Jalur Palutungan yang berada di Kabupaten Kuningan, serta Jalur Apuy dari Kabupaten Majalengka.

2. Gunung Pangrango 3.019 Mdpl Di Bogor, Cianjur dan Sukabumi
Gunung Pangrango terletak diantara 3 kabupaten di Jawa Barat, yaitu Bogor, Sukabumi dan Cianjur. Gunung Pangrango memiliki ketinggian 3019 Mdpl yang merupakan gunung tertinggi ke 2 di Jawa Barat.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Gunung Pangrango berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, letaknya bersebelahan persis dengan Gunung Gede.

Jalur pendakian gunung ini sama dengan Gunung Gede, yaitu melalui daerah Cibodas, Cianjur. Bisa juga melalui Jalur Desa Gunung Putri ( Cianjur ) atau Jalur Selabintana ( Sukabumi ) namun jalur ini membutuhkan waktu tempuh yang lebih jauh karena melewari Gunung Gede terlebih dahulu.

3. Gunung Gede 2.958 Mdpl Di Bogor, Cianjur dan Sukabumi
Gunung Gede memiliki ketinggian 2.958 Mdpl dan masuk ke dalam gunung tertinggi ke 3 di Jawa Barat. Gunung ini masih satu kompleks taman nasional dengan Gunung Pangrango.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Gunung Gede merupakan gunung favorit para pendaki karena letaknya yang strategis diantara dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung.

Jalur pendakian gunung ini bisa dilakukan dari beberapa pintu masuk Taman Nasional. Antara lain Jalur Cibodas ( Cianjur ), Jalur Cipanas Gunung Putri ( Cianjur ), Jalur Selabintana ( Sukabumi ).

Jalur paling ramai pendaki adalah Cibodas dan Gunung Putri. Sementara Jalur Selabintana sepi dikarenakan trek yang panjang dan curam.

4. Gunung Cikuray 2.818 Mdpl Di Garut
Gunung Cikuray adalah sebuah gunung yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Indonesia. Gunung Cikurai mempunyai ketinggian 2.841 Mdpl.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat setelah Gunung Gede. Gunung ini berada di perbatasan kecamatan Bayongbong, Cikajang, dan Dayeuh Manggung.

Untuk mencapai Cikuray dapat ditempuh dengan naik kendaraan umum dari Bandung atau dari Tasikmalaya menuju terminal Guntur.

Dari sana diteruskan dengan angkutan kota menuju jalur pendakian, ( Cikajang, Bayongbong atau Dayeuh Manggung ).

Ketiga jalur tersebut menawarkan medan yang sangat menarik dengan karakteristik masing - masing. Jalur Bayongbong adalah jalur yang paling terjal, tetapi dapat cepat sampai di puncak.

5. Gunung Papandayan 2.665 Mdpl Di Garut
Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung Papandayan memiliki ketinggian 2.665 Mdpl.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Pendakian Gunung Papandayan bisa didaki melalui daerah Cisurupan, Garut dan melalui Pangalengan, Kab. Bandung, namun memerlukan waktu tempuh yang agak lama.

Keunikan gunung ini adalah pendakian dimulai dari tempat yang sudah tinggi yaitu sekitar 2200 Mdpl. Keindahan gunung ini bukan pada puncaknya, tetapi ada di Kawah, Hutan Mati, Pondok Seladah, dan Tegal Alun.

6. Gunung Patuha 2.386 Mdpl Di Bandung
Gunung Patuha merupakan sebuah gunung yang tepatnya di wilayah Bandung Selatan Provinsi Jawa Barat, Tingginya 2.386 Mdpl.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Gunung Patuha memiliki kawah yang sangat eksotik, yaitu Kawah Putih. Kawah yang terbentuk dari letusan gunung patuha itu memiliki dinding kawah dan air yang berwarna putih.

Gunung Patuha mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

7. Gunung Malabar 2.343 Mdpl Di Bandung
Gunung Malabar merupakan sebuah gunung api yang terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2,343 Mdpl.

7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat

Malabar merupakan salah satu puncak yang dimiliki Pegunungan Malabar. Beberapa puncak yang lain adalah Puncak Mega, Puncak Puntang, dan Puncak Haruman.

Gunung Malabar mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montana, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung. Gunung Malabar identik dengan perkebunan teh yang didirikan oleh Bosschasrc

5 Mitos Seru Di Gunung Lawu

Gunung Lawu 3.265 Mdpl salah satu gunung yang menjadi favorit para pendaki. Gunung yang berada di wilayah Karanganyar Jawa Tengah ini memiliki spot - spot menarik yang sering membuat penasaran pengunjungnya.

5 Mitos Seru Di Gunung Lawu

Jalur pendakian Gunung Lawu termasuk ramah terutama bagi pendaki pemula. Tetapi jangan anggap remeh hal tersebut. Seperti gunung - gunung lainnya kita tetap harus menjaga sikap dan menghargai adat serta mitos - mitosnya.

Kali ini ada 5 mitos seru di Gunung Lawu yang sebaiknya kita tahu sebagai bahan pengetahuan kita.

1. Kupu - Kupu Hitam Bercahaya Biru
Sebagian pendaki mengaku pernah melihat kupu - kupu hitam yang dikelilingi cahaya berwarna biru saat mendaki ke puncak Gunung Lawu.

Menurut keyakinan warga setempat, kehadiran kupu - kupu itu menandakan bahwa pendaki itu datang dengan hati yang bersih dan diterima dengan baik oleh para penghuni gunung.

2. Burung Jalak Lawu ( Anis Ras Lawu ) 
Burung Jalak ini merupakan jelmaan penunggu Gunung Lawu. Burung ini akan muncul dan memberikan tanda - tanda untuk memudahkan para pengunjung untuk mendaki sampai ke puncak.

5 Mitos Seru Di Gunung Lawu

Kata orang, Jalak ini hanya akan memberi petunjuk ke para pendaki yang datang dengan hati yang bersih.

3. Jangan Banyak Mengeluh
Apapun yang kamu rasakan dalam pendakian, usahakan agar selalu menjaga sikap dan perkataan. Sebab, apa yang kamu ucapkan itu seperti akan menjadi doa.

Misalnya, kamu mengeluh kepanasan atau kelelahan. Kamu justru akan merasa semakin panas dan semakin lelah. Jadi lebih baik simpan keluhanmu itu di dalam hati.

4. Mendaki Dalam Jumlah Ganjil
Kalau berniat mendaki ke puncak Gunung Lawu, usahakan agar tidak datang dengan jumlah yang ganjil. Konon katanya, jumlah yang ganjil itu akan membawa sial.

5 Mitos Seru Di Gunung Lawu

Banyak cerita yang mengisahkan jumlah rombongan pendaki yang jadi genap kalau datang dengan jumlah ganjil.

Selain itu, usahakan tidak memakai pakaian bernuansa hijau karena warna hijau identik dengan hal - hal mistis di wilayah Jawa Tengah.

5. Pasar Setan Lawu
Pasar setan merupakan fenomena gaib berupa suara - suara ramai semacam di pasar yang sering dialami pendaki di gunung.

5 Mitos Seru Di Gunung Lawu

Kata sejumlah orang, kalau kamu mendengar suara - suara gaib itu kamu harus memetik sehelai daun dan menjatuhkannya ke tanah.

Itulah tadi 5 mitos dan pantangan yang berlaku di Gunung Lawu. Kamu bebas mau percaya atau tidak. Yang pasti siapapun yang berniat mendaki gunung wajib ekstra hati - hati dalam bersikap dan berkata. src

Alamat:

Labasan Pakem Sleman Yogyakarta 55582

Jam Kerja:

Senin - Kamis dari Jam 9.00 Wib to 17.00 Wib

Telepon:

0813 9147 0737

"Salam Rimba Indonesia"

Indonesia kaya akan keindahan alam dan tugas kita untuk menjaga sekaligus menikmatinya.

Kami, Para Sherpa selaku admin webblog Belantara Indonesia mengucapkan:
"Selamat menjelajah alam cantik Indonesia".

×