Tehnik turun tebing dikenal dalam dunia panjat tebing dengan sebutan Rappeling ini bergantung sepenuhnya dari peralatan. Dalam menuruni tebing, pemanjat akan menggunakan tali rappel yang berguna sebagai jalur lintasan dan juga tempat mereka bergantung.
Dalam rappeling, pemanjat menggunakan gaya berat tubuh dan juga gaya tolak kaki pada tebing yang berfungsi sebagai pendorong untuk turun dari tebing.Pemanjat menggunakan satu tangan untuk keseimbangan dan tangan lainnya digunakan untuk mengatur kecepatan.
Ada beberapa variasi dalam tehnik rappeling, yaitu Body Rappel ( hanya memakai tali yang dibelitkan ke badan ), Brakebar Rappel ( memakai sling, carabiner, tali, dan brakebar ), Sling Rappel ( memakai sling atau tali tubuh, carabiner, dan tali ), dan Arm Rappel ( memakai tali yang dibelitkan pada kedua tangan pendaki melewati bagian belakang badan ). src
ARTIKEL TERKAIT:
Panjat Tebing
- Persiapan Sebelum Panjat Tebing
- Hanging Camp Untuk Seorang Climber
- Inilah 5 Pegunungan Termegah Untuk Di Panjat
- Tebing Di Lembah Harau
- 8 Lokasi Panjat Tebing Ekstrim
- Mengapa Suka Memanjat Tebing?
- Berbagai Macam Panjat Tebing
- Tebing Panjat Di Jawa Dan Bali
- Artificial Climbing
- Tehnik Turun Tebing
- Tehnik Panjat Tebing
- Lokasi Panjat Tebing Alam Di Indonesia
- Rock Climbing
- Tebing Dan Pantai Siung
- Panjat Tebing
- Komponen Dasar Panjat Tebing.
- Panjat Tebing - Hobi Unik Berusia Ribuan Tahun
- Tebing Alam Indonesia
- Gerakan Khusus Panjat Tebing
- Teknik Dasar Pendakian / Rock Climbing
- Sejarah Panjat Tebing Indonesia
- Sejarah & Mengenal Panjat Tebing
- Merawat Sepatu Panjat Tebing
- Gaya Dalam Panjat Tebing