Meski akses dari basecamp di Pondok Salada cukup berliku dan terjal, rasa letih seketika sirna ketika memandangi pelataran Edelweis seluas 80 hektare di Tegal Alun.
Di sekeliling mata yang tampak hanya Edelweis dan pegunungan. Belum lagi udara sejuk yang menemani, semakin membuat kaki enggan beranjak. Sungguh suatu pengalaman yang indah.
Namun, ada hal yang harus diperhatikan. Pepohonan Edelweis di Tegal Alun berstatus cagar budaya atau dilindungi. Jadi, Anda tidak boleh sembarangan memetik bunga ini. Sebab, Edelweis memerlukan waktu hingga lima tahun untuk tumbuh dan berbunga.
Papandayan sebenarnya memiliki tiga tempat lain bagi para petualang yang berminat melihat bunga bernama latin Alphanus Javanica tersebut, yakni di Guberhut, Pondok Salada, dan Tegal Panjang.
Edelweis yang berada di Guberhut dan Pondok Salada termasuk ke dalam Taman Wisata Gunung Papandayan. Sedangkan, golongan yang dikelompokkan sebagai cagar budaya bertempat di Tegal Alun dan Tegal Panjang.
Yap, bagi Anda yang masih bingung mengisi waktu ingin mencumbui alam, cobalah nikmati eksotika Edelweis di Tegal Alun!
ARTIKEL TERKAIT:
Pengetahuan
- Manfaat Bagi Yang Suka Naik Gunung
- Stop Sampah Dan Vandalisme Di Gunung
- Mengenal Bunga Edelweiss Lebih Jauh
- Cara Mencuci Dan Merawat Jaket Gunung
- 5 Gunung Dengan Jalur Tersulit Di Indonesia
- 7 Puncak Gunung Tertinggi Di Jawa Tengah
- 8 Fakta Gunung - Gunung Di Sumatera Barat
- 7 Gunung Tertinggi Di Jawa Barat
- 5 Mitos Seru Di Gunung Lawu
- Fakta Menarik Tentang Gunung Rinjani
- Fakta Tentang Gunung Bawakaraeng
- Inilah Fakta Tentang Gunung Semeru
- Tips Membuat Bivak
- 5 Gunung Yang Berselimut Mistis
- Tips Tidur Nyenyak Dalam Tenda
- Pastikan 5 Hal Ini Sebelum Mendaki Rinjani
- Tips Memakai Tabir Surya Bagi Pendaki Gunung
- Tips Mendaki Gunung Dalam Hening
- Inilah Tehnik Aklimatisasi Yang Baik
- Tips Sebelum Mendaki Gunung
- Mengenal Gejala Acute Mountain Sickness
- 5 Gunung Tertinggi Di Dunia
- Himalaya Untuk 5 Negara
- Hindari Sambaran Petir Saat Mendaki Gunung
- Fontus, Botol Ajaib Untuk Pendaki